Sunday, April 22, 2012

Chapter 2


Pengertian Penawaran dan Permintaan
Penawaran dalam ilmu ekonomi adalah barang atau jasa yg tersedia dan dapat di tawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode tertentu.
           Permintaan  adalah sejumlah barang yg di beli atau diminta pada suatu harga dalam waktu tertentu. Permintaan berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yg ingin dipenuhi dan kecenderungan permintaan konsumen akan barang jasa tak terbatas.

Hukum Penawaran dan Permintaan
Hukum Penawaran “Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yg bersedia ditawarkan, sebaliknya semakin rendah tingkat harga, maka semakin rendah jumlah barang yg bersedia ditawarkan”
Hukum Permintaan  “Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yg di minta, sebaliknya semakin tinggi tingkat harga maka semakin sedikit jumlah barang yg di minta”

Faktor faktor yg mempengaruhi Permintaan dan penawaran
Faktor yg mempengaruhi Penawaran :
1.       Harga barang itu sendiri  (harga naik maka barang yg ditawarkan juga meningkat)
2.      Harga barang pengganti (harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang pengganti)
3.       Biaya produksi (jika biaya produksi tinggi maka barang yg ditawarkan akan sedikit, sebaliknya jika biaya produksi rendah maka barang yg ditawarkan akan meningkat)
4.       Kemajuan teknologi (berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yg di tawarkan, karna teknologi mempermudah produsen untuk menghasilkan barang dan jasa)
5.       Pajak (berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Dan jika harga tinggi maka permintaan akan berkurang da penawaran otomatis juga berkurang)
6.       Perkiraan harga di masa depan (berpengaruh untuk menentukan jumlah penawaran. Perusahaan memperkirakan harga di masa depan dilihat dari penghasilan masyarakat, atau ada tidaknya krisis ekonomi)

Faktor yg mempengaruhi Permintaan :
1.       Harga barang itu sendiri (jika harga naik maka barang yg diminta akan turun jumlahnya, begitu juga sebaliknya)
2.       Harga barang pengganti (jika harga barang perngganti lebih murah maka konsumen akan beralih ke barang pengganti, jika lebih mahal maka konsumen akan memilih memakai barang semula)
3.       Harga barang komplementer (jika harga barang komplementer naik maka permintaan akan barang akan menurun begitu pula sebaliknya)
4.       Jumah pendapatan ( jika pendapatan tinggi maka permintaan akan barang dan jasa ikut tinggi karna kecenderungannya tidak terbatas)
5.       Selera konsumen (jika selera meningkat maka permintaan pun meningkat)
6.       Intensitas kebutuhan konsumen (jika kebutuhan mndesak maka permintaan akan meningkat begitu pula sebaliknya)
7.       Perkiraan harga di masa depan (jika perkiraan harga naik maka permintaan akan bertambah karna adanya kekhawatiran harga semakin mahal begitupun sebaliknya)
8.       Jumlah penduduk (jika jumlah penduduk semakin tinggi maka permintaan semakin tinggi juga)

Dalam ilmu ekonomi harga keseimbangan adalah harga yg terbentuk dari titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) dimana kuantitas permintaan dan penawaran sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan akan bertahan lama dan dijadikan sebagai patokan untuk menentukan harga.

Sumber : http//id.wikipedia.org

No comments:

Post a Comment