Monday, April 23, 2012

Chapter 6/7


Ongkos
merupakan kurva yg menunjukkan saling berhubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produksi yang gunanya untuk memproduksi pengluaran / output.

Macam-macam ongkos
1.       Total Fixed Cost (Ongkos Total Tetap) adalah jumlah ongkos yang tetap dan yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Contohnya : sewa, penyusutan dll.
2.       Total Variabel Cost (Ongkos Variabel Total) adalah jumlah ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkah yang dihasilkan. Contohnya : tenaga kerja, ongkos bahan mentah dll.
3.       Total Cost (Ongkos Total) adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos variabel. TC = TFC + TVC4)
4.       Average Fixed Cost (Ongkos Tetap Rata-rata) adalah ongkos tetap yang dibebankan kepada setiap unit output.AFN = TFC = Q = TINGKAT OUTPUTQ5)
5.       Average Fixed Cost (Ongkos Variabel Rata-rata) adalah ongkos variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.AVC = TVCQ6)
6.       Average Total Cost (Ongkos Total Rata-rata) adalah suatu ongkos produksi yang dibebankan untuk setiap unit output.ATC = TCQ7)
7.       Marginal Cost (Ongkos Marginal) yaitu tambahan atau berkurangnya suatu ongkos total karena bertambahnya ataupun berkurangnya suatu unit output. MC = TC = TVCQ Q

Ongkos Produksi dapat dibedakan menjadi :
1.       Ongkos Produksi  Jangka Pendek (perusahaan sudah mempunyai peralatan-peralatan untuk produksi seperti halnya mesin, gedung dan tanah. Masalah yang perlu diperhatikan didalam ongkos jangka produksi pendek ini adalah bagaimana mengatasi masalah kebijakan bahan baku, tenaga kerja dan sebagainya ini adalah merupakan ongkos variabel. Jadi didalam ongkos produksi jangka pendek ini juga terdapat ongkos tetap dan ongkos variabel)
2.       Ongkos Produksi Jangka Panjang (Perusahaan dapat menambah semua faktor produksi, sehingga tidak ada yang namanya ongkos tetap didalam ongkos produksi jangka panjang. Semua pengeluaran didalam ongkos jangka panjang ini merupakan ongkos variabel)
Penerimaan
Penerimaan (Revenue) adalah segala penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya.Macam-macam dari penerimaan diantaranya :
1.       Total Penerimaan (Total Revenue) yaitu penerimaan dari hasil penjualan.
2.    Penerimaan Rata-rata (Avarage Total Revenue) adalah rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, dan yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.
3.       Penerimaan Marginal (Marginal Revenue) adalah suatu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unti output.

Keuntungan maksimum
1.       Permintaan dan Hasil Jualan didalam menganalisis usaha sesuatu perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu : Biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan dan hasil penjualan dari barang yang dihasilkan perusahaan itu.
2.       Permintaan Pasar dan Perusahaan
3.     Hasil Penjualan Marginal, Rata-rata dan Total, terbadi menjadi beberapa bagian yaitu diantaranya adalah : Hasil penjualan rata-rata, hasil penjualan marginal, hasil penjualan total serta pemaksimuman Keuntungan Jangka Pendek. syarat dari pemaksimuman keuntungan jangka pendek adalah pemaksimuman untung oleh suatu perusahaan dapat diterangkan dengan dua cara yaitu : Membandingkan hasil penjualan total dengan biaya total dan Menunjukkan keadaan dimana hasil penjualan marginal sama dengan biaya marginal.

Sumber :
wartawarga.gunadarma.ac.id 

No comments:

Post a Comment