Sunday, December 18, 2011

TULISAN 1

Perusahaan yg mengalami konflik dan penanganannya

Contoh : PT Freeport Indonesia
Konflik itu lebih disebabkan adanya tuntutan masyarakat akan pencemaran lingkungan akibat proses pertambangan. Demikian juga adanya tuntutan pekerja terkait perolehan upah yang tidak memadai. Keberpihakan terhadap orang asli Papua, khususnya tujuh suku pemilik hak adat itu, tidak nampak terutama masalah kesejahteraan mereka tidak diperhatikan secara baik.

Penanganan konflik antara masyarakat adat dengan PT Freeport Indonesia harus dilakukan secara adil dan bijaksana dengan mendengarkan aspirasi dan tuntutan masyarakat di daerah itu. Pemerintah pusat harus berkomunikasi dengan papua untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Freeport. seharusnya komisi VII turun kelapangan, melihat, membaca, mempelajari, dan mendukung usaha-usaha untuk melakukan proses renegosiasi perbaikan. Dan tuntutan masyarakat tentang berapa persen yang akan diberikan pihak perusahan harus didengar dan digubris, sehingga tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan, karena dampaknya sangat besar, apabila PT Freeport ditutup.

Sungguh miris jika mengetahui, luar biasa sumber daya alam (SDA) diambil dan dibawa keluar papua. Diantaranya tembaga, emas, perak, nikel. Tetapi kita hanya mendapatkan 10 % royalti. Menurut saya ini masih terlalu kecil sekali. Semoga seperti yg di harapkan konflik ini dapat di selesaikan dengan adil khususnya bagi para pekerja dan royalty hasil pengambilan SDA Negara Indonesia.

No comments:

Post a Comment